BAB XIII. Perihal sebuah mimpi dari Raja dengan Seratus Kesatria.

 Maka atas nasihat dari Merlin diutuslah para prajurit perintis untuk menyisir negeri tersebut, dan mereka berjumpa dengan para prajurit perintis dari utara, dan memaksa mereka untuk memberitahu dari jalan manakah bala tentara itu datang, dan kemudian mereka menyampaikannya kepada Arthur, dan melalui mufakat Raja Ban dan Bors mereka menitahkan untuk membumihanguskan serta membinasakan segenap negeri di hadapan mereka, di mana mereka kelak akan melintas berkuda.

Raja dengan Seratus Kesatria mengalami sebuah mimpi yang ganjil dua malam sebelum pertempuran, bahwa berhembuslah angin badai yang teramat kencang, dan merobohkan kastel-kastel serta kota-kota mereka, dan setelahnya datanglah banjir bandang dan menyapu bersih semuanya. Segenap orang yang mendengar perihal bunga tidur tersebut mengatakan bahwa itu adalah pertanda akan pecahnya pertempuran yang besar. Kemudian melalui nasihat Merlin, tatkala mereka mengetahui jalan manakah yang akan dilalui oleh kesebelas raja itu berkuda dan mendirikan perkemahan pada malam tersebut, pada tengah malam mereka menyerbu musuh-musuh itu, tatkala mereka tengah berada di dalam tenda-tenda kebesaran mereka. Namun para prajurit penjaga di pihak bala tentara musuh berseru, Tuanku! angkat senjata! karena di sinilah musuh-musuh kalian telah berada tepat di hadapan kalian!

Komentar